Halaman

Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

Garam



Garam, Hasil Reaksi Antara Asam dan Basa
Garam adalah senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa. Terdapat beberapa contoh garam, antara lain: NaCl, CaCl2, ZnSO4, NaNO2, dan lain-lain. Dalam kehidupan sehari–hari tentu kamu tidak asing dengan garam. Contoh garam adalah garam dapur (NaCl) yang biasa digunakan untuk keperluan memasak. Tahukah kamu dari mana garam dapur tersebut diperoleh? Garam dapur dapat diperoleh dari air laut. Petani garam membuatnya dengan cara penguapan dan kristalisasi. Garam yang diperoleh kemudian diproses iodisasi (garam kalium, KI) sehingga diperoleh garam beriodium. Garam dapur juga dapat diperoleh dengan cara mencampur zat asam dan basa. Mengapa demikian? Asam bereaksi dengan basa membentuk zat netral dan tidak bersifat asam maupun basa. Reaksi antara asam dan basa dinamakan reaksi netralisasi. Sebagai contoh asam klorida bereaksi dengan natrium hidroksida (soda api) akan membentuk garam dapur dan air. Jika dengan menggunakan proses penguapan, maka air akan menguap dan tersisa endapan garam dapur saja.



Proses Pencernaan Makanan Secara Kimiawi



Pencernaan secara kimiawi: menggunakan enzim

No.
Bagian saluran pencernaan
Kelenjar yang menghasilkan
enzim
Bahan makanan
hasil
1.       
Mulut
kelenjar ludah
ptialin
karbohidrat
Glukosa
2.       
Lambung
Getah lambung






Cairan empedu

Pepsin
Hcl





Rennin
Protein
Membunuh kuman dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin

Lemak
Pepton
-





Emulsi lemak

3.       
Usus halus (duodenum)
Pancreas
Amylase
Tripsin

Lipase
Karbohidrat
Protein (Pepton)

Lemak
Glukosa
Asam amino

Asam lemak dan gliserol